January 27, 2022

DOMAIN FOR SALE

My WordPress Blog

Nelayan Minta Bantuan Pantai Tercemar Limbah Minyak di Kepri

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Beberapa pantai di Bintan, Kepulauan Riau sudah berulang kali tercemar. Limbah minyak yang diduga berasal dari kapal tertentu. Peristiwa ini disebut-sebut sudah sering terjadi.

“Ini sudah terjadi beberapa tahun ini dan masih terjadi sampai sekarang. Kami mendesak aparat hukum untuk bertindak,” kata Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Bintan, Syukur Haryanto alias Buyung Adly, Rabu, 3 November 2021. .

Limbah minyak tersebut diduga berasal dari kapal asing yang membuang sisa minyak dari tangki kapal. Sampah-sampah tersebut dimasukkan ke dalam karung untuk kemudian dibuang di Out Port Restricted (OPL) di perbatasan Kepulauan Riau dan Singapura.

Pada musim angin utara, sampah-sampah tersebut hanyut ke pantai di Bintan. Pantai wisata seperti Lagoi dan Trikora kemudian terkontaminasi. Turis mengeluhkan kaki mereka yang kotor akibat kotoran yang sulit dibersihkan. “Pedagang semakin kesulitan karena masalah baru,” kata Buyung.

Menurutnya, limbah minyak juga menurunkan pendapatan nelayan karena hasil tangkapannya yang semakin berkurang dan mereka sering mengeluhkan masalah limbah yang tidak kunjung terselesaikan.

“Negara dirugikan dan nelayan merasakan dampak langsungnya,” kata Buyung.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Bulalimar mengatakan pihaknya akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak yang berwajib. “Pedagang khawatir, dan mereka menderita. Kami berharap ini limbah minyak Insiden akan segera diselesaikan,” katanya.

Membaca: Limbah Minyak Pencemarkan Pantai di Bintan; Tempat Wisata Untuk Sementara Diliburkan

ANTARA | GRAVEN FIKRI (MAGANG)

See also  BNPB Lakukan Penanaman Mangrove untuk Mitigasi Tsunami di Jawa Timur
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.