January 27, 2022

DOMAIN FOR SALE

My WordPress Blog

BNPB Lakukan Penanaman Mangrove untuk Mitigasi Tsunami di Jawa Timur

2 min read

Directoresdecasting.data, JakartaBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan bakau penanaman di Pantai Mbah Drajid, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sebagai tindakan mitigasi tsunami di wilayah tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Peduli Tsunami Sedunia pada 5 November.

“Pohon bakau yang tumbuh besar bisa melindungi kita dari gelombang tsunami,” kata Kepala Sekretariat BNPB Lilik Kurniawan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Penanaman pohon mangrove selain sebagai langkah mitigasi tsunami di kawasan rawan juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi ancaman gempa dan tsunami, ujarnya.

“Kesiapsiagaan kita sangat penting untuk mengurangi dampak bencana. Selama tinggal di daerah rawan tsunami, kita harus memahami bagaimana dan di mana kita harus mengungsi saat terjadi tsunami. Karena kita semua menginginkan keselamatan, kita harus belajar dan memahami bagaimana menyelamatkan diri dan terus menerapkannya. langkah mitigasi kami,” kata Kurniawan.

Semua elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam upaya mitigasi bencana karena tanggung jawab untuk memastikan keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah, tegasnya.

“Pemerintah pusat dan daerah memikul tanggung jawab utama mitigasi bencana, tetapi lembaga pemerintah lainnya, polisi, dan militer juga harus mendukung lembaga mitigasi bencana nasional dan daerah. Selain pemerintah, ketahanan dan partisipasi warga dalam mitigasi bencana. Upaya sangat penting, karena sebagian besar bencana terjadi di lingkup lokal, dan dukungan mereka terhadap upaya tersebut akan sangat membantu,” kata sekretaris utama.

Sementara itu, Pj Kepala Pusat Knowledge, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengingatkan, tidak ada perangkat yang bisa memperkirakan kapan akan terjadi gempa.

“Sejauh ini, belum ada teknologi yang dapat memprediksi waktu dan lokasi pasti gempa berikutnya, tetapi kami memahami bahwa gempa besar di masa depan akan berpotensi berpusat di selatan Pulau Jawa, karena zona megathrust seismik telah terdeteksi di sana,” kata Muhari.

See also  Menteri BUMN Sumbang Pohon, Luncurkan Kampanye Hijau

Ia menghimbau kepada warga yang tinggal di daerah pesisir agar ingat untuk segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi jika gempa besar berlangsung selama 20-30 detik.

“Jika gempa bumi terjadi selama 20-30 detik atau lebih, penduduk yang tinggal di daerah pesisir harus mengungsi, karena gempa berpotensi menimbulkan tsunami. Kita harus mendorong mitigasi tsunami berbasis alam dengan menanam vegetasi di wilayah pesisir dan melindungi gumuk pasir yang dapat memecah gelombang tsunami dan mengurangi kecepatannya,” kata Pj Kepala Pusat.

Membaca: Jokowi Tanam Mangrove di Abu Dhabi

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.