January 27, 2022

DOMAIN FOR SALE

My WordPress Blog

KPK Selidiki Dugaan Pemotongan Dana ASN oleh Wali Kota Bekasi

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa beberapa saksi untuk mengusut lebih lanjut dugaan pemotongan dana Pegawai Negeri Sipil (ASN) oleh Wali Kota Bekasi yang saat ini tidak aktif, Rahmat Effendi, untuk pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi.

“Saksi datang dan dimintai keterangan tentang dugaan aliran dana tersangka RE dari pemotongan dana ASN Bekasi baik yang diperintahkan langsung oleh tersangka maupun orang lain atas namanya,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin, 24 Januari.

Saksi-saksi tersebut adalah para Camat, serta Kepala dan Staf Pemkot Bekasi. Divisi Hukum. Selain itu, KPK juga mempertanyakan keterlibatan Direktur Pemasaran PT MAM Energiondo, Nasori. “Kekhawatiran itu hadir dan dikonfirmasi tentang keterlibatannya dalam proyek yang dituduhkan.”

Saat ini, komisi telah menetapkan 9 tersangka, termasuk Rahmad dan dalam rekonstruksi kasus tersebut menjelaskan perubahan APBD tahun 2021 untuk kompensasi tanah senilai Rp 286,5 miliar.

Atas keterlibatannya dalam proyek tanah, Rahmat Effendi diduga memilih tanah milik perusahaan swasta dan meminta dana dari perusahaan kompensasi dan menyerahkan uang itu kepada anak buahnya.

Selain itu, ia juga diduga menerima pemotongan gaji dari beberapa pegawai di kantor kelurahan.

Membaca: KPK Perluas Kasus Suap yang Melibatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

ANTARA | GRAVEN FIKRI (MAG)

See also  Tonga Ditulikan oleh Ledakan Vulkanik Saat Mereka Melarikan Diri Demi Keselamatan
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.