January 27, 2022

DOMAIN FOR SALE

My WordPress Blog

Mantan Bupati Langkat Diduga Korupsi, Perbudakan

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta Migrant Care, Senin, secara resmi mengajukan laporan terhadap mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) atas dugaan melakukan perbudakan trendy terhadap pekerja yang dipekerjakan di perkebunan sawit Terbit.

Ketua Migrant Care Anis Hidayah mengatakan praktik ilegal itu terungkap setelah mantan bupati itu ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 18 Januari.

“Operasi tangkap tangan KPK membuka kotak pandora yang dilakukan mantan bupati,” kata Anis di Markas Komnas HAM, 24 Januari 2020.

Salah satu kejahatan yang dituduhkan adalah fasilitas mirip penjara yang dibangun mantan bupati untuk menampung para pekerja perkebunannya. Menurut Anis, ada dua kompleks penjara di belakang rumah mantan bupati tempat tinggal buruh perkebunan.

Anis mengatakan Terbit juga membangun kandang di dalam rumah. “Menurut laporan, ada 40 orang yang dimasukkan ke dalam kandang ini.” Terbit Rencana Perangin Angin juga diyakini menyiksa para buruh perkebunan.

Laporan juga muncul yang mengklaim bahwa mantan bupati itu tidak hanya menyiksa pekerja secara fisik tetapi juga memanfaatkan jam kerja mereka, membatasi pergerakan mereka, dan banyak lagi. Ketua Migrant Care juga mengatakan para pekerja perkebunan sawit tidak dibayar dan tidak diberi cukup makanan.

Komisioner Komnas HAM Mohammad Chairul Anam menegaskan Komnas HAM akan segera menangani dan mengusut laporan tersebut.

Baca: Migran Peduli Ajukan Laporan Mantan Bupati Langkat Atas Dugaan Perbudakan Fashionable

MIRZA BAGASKARA

See also  KontraS Kecam Praktik Perbudakan Trendy Oleh Mantan Bupati
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.