January 27, 2022

DOMAIN FOR SALE

My WordPress Blog

PVMBG Mengawasi Gunung Berapi Bawah Laut Pemicu Tsunami

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani dalam konferensi pers, Rabu mengatakan, salah satu fokus badan tersebut pada 2022 adalah pemantauan gunung api bawah laut Tanah Air. Indonesia tidak asing dengan bencana alam yang berkaitan dengan letusan gunung berapi.

“Ini sudah kami lakukan sejak tahun 2021 terkait tsunami akibat erupsi Anak Krakatau tahun 2018,” kata Andiani pada 26 Januari. “Ada beberapa gunung yang kami pantau yang memiliki riwayat tsunami masa lalu.”

Gunung berapi yang pernah meletus dan memicu tsunami adalah Anak Krakatau (1883 dan 2018), Hobal-Ile Werung, (1973, 1979, 1983), Tambora (1815), Rokatenda (1928), Ruang (1873), dan Gamkonora (1673).

Saat ini terdapat enam gunung api bawah laut di Indonesia, yaitu Hobal (Ile Werung), Yersey, Kaisar Cina, Nieuwerkerk, Banua Wuhu, dan Sangir. Semua gunung berapi bawah laut yang disebutkan di atas, kecuali Hobal dan Banua Wuhu, memiliki peluang kecil untuk memicu tsunami karena terletak lebih dari 500 meter di bawah permukaan laut.

Namun, Hobal dan Banua Wuhu diawasi dengan ketat karena PVMBG menganggap keduanya berpotensi menimbulkan tsunami saat meletus. Peralatan pendeteksi seismik telah dipasang di sebagian besar gunung berapi bawah laut ini, kecuali Banua, yang rencananya akan dipasang tahun ini.

Baca: Letusan Gunung Tonga Picu Imbauan Evakuasi, Gelombang Setinggi Satu Meter di Jepang

AHMAD FIKRI (KONTRIBUTOR)

See also  Gempa M5.0 Hantam Melonguane Di Sulawesi Utara
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.