August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

DPR Ingin Ratifikasi Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta Anggota Komisi I dan III DPR, Kamis, memberi isyarat bahwa perjanjian ekstradisi Singapura dan Indonesia kemungkinan akan disahkan, menegaskan bahwa ratifikasi tidak akan dibatalkan seperti pada 2007.

Hal ini terjadi setelah pemimpin kedua negara, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong, menandatangani beberapa perjanjian pengawasan wilayah udara (FIR), pertahanan (DCA), dan ekstradisi pada 25 Januari. Parlemen kedua negara harus meratifikasinya sebelum dapat disahkan. dilaksanakan.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman menegaskan kesepakatan itu bisa segera disahkan.

“Ini adalah langkah maju. Sudah puluhan tahun kami berusaha meratifikasinya tapi baru kali ini bisa terwujud,” kata anggota DPR itu di Kompleks Parlemen Senayan, 27 Januari. “Ini kerja positif lintas kementerian negara yang akan ditindaklanjuti. Kami akan meratifikasinya nanti.”

Dia kemudian mendesak pemerintah untuk benar-benar memanfaatkan momentum berharga itu untuk memburu tersangka korupsi yang kabur ke Singapura dan mengembalikan aset negara yang dibawa ke luar negeri oleh para koruptor.

Pernyataannya digaungkan oleh anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin, yang menilai kesepakatan ekstradisi kali ini berbeda dengan yang gagal pada 2007. “Saya mungkin berpendapat versi kali ini berbeda dengan situasi geopolitik 2007,” dia menambahkan.

Baca Selengkapnya: Indonesia, Singapura Tandatangani Perjanjian Ekstradisi

ARRIJAL RACHMAN

See also  Orang Harus Ditembak Booster Sebelum Melakukan 'Mudik': Gugus Tugas
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.