August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Menkes Bicarakan Gejala Omicron dan Cara Mencegahnya

2 min read

Directoresdecasting.information, JakartaIndonesia kembali menghadapi lonjakan kasus COVID-19 akibat varian Omicron. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat memahami gejala varian kekhawatiran untuk melakukan tindakan pencegahan.

Menurutnya, Omicron menyebabkan gejala ringan seperti pilek, batuk, dan demam dengan tingkat penularan yang cepat. “Kita akan melihat peningkatan jumlah kasus yang cukup tinggi dalam waktu dekat,” kata Budi Gunadi dalam keterangannya, Kamis, 27 Januari.

Selain itu, varian tersebut memiliki tingkat rawat inap dan tingkat keparahan yang lebih rendah dibandingkan varian COVID-19 lainnya. Sehingga, tambah Budi, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut lebih sedikit dibandingkan yang melakukan isolasi mandiri.

Budi juga menjelaskan, strategi pemerintah dalam menghadapi gelombang Omicron sedikit berbeda dengan gelombang Delta yang menyebabkan tingkat keparahannya tinggi sehingga pemerintah menyiapkan banyak tempat tidur rumah sakit.

“Sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau tanpa gejala atau gejalanya ringan. Jadi gejalanya hanya pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa disembuhkan tanpa perlu dibawa ke rumah sakit,” kata Budi.

Pemerintah telah menyiapkan 70.641 tempat tidur rumah sakit untuk perawatan. Kapasitas tempat tidur nasional berjumlah 120.000-130.000. Hingga 26 Januari, pemerintah mencatat 1.988 kasus Omicron, dan dari jumlah itu, 765 telah pulih.

Lebih lanjut Menhub mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Yang terpenting, ia menggarisbawahi, selalu memakai masker dan menghindari keramaian karena penularan virus lebih tinggi. Orang-orang juga disarankan untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan dan tinggal di rumah.

Jika terinfeksi varian Omicron, Budi mengatakan jangan panik, disiplin menjalani isolasi diri, dan minum vitamin, serta obat-obatan jika gejalanya ringan. “Yang perlu ke rumah sakit adalah orang tua atau orang dengan banyak penyakit penyerta. Dan segera dapatkan vaksin untuk memperkuat kekebalan tubuh menghadapi varian baru,” ujarnya.

See also  Jalan Citeureup-Sukamakmur Bogor Digali Pemborong Lalu Dilupakan, Bikin Macet dan Celaka

Baca: Pemerintah Anjurkan Tes Covid-19 Begitu Gejala Flu Muncul

MOH KHORY ALFARIZI

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.