August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

BMKG Bantah Polusi Udara Terkait Gelombang Omicron

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu bahwa gelombang Omikron COVID-19 dipicu oleh polusi udara seperti yang diungkapkan aktivis media sosial Babeh Aldo.

Dalam video yang beredar, Aldo mengatakan polusi udara atau partikel halus (PM2.5) akan menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut, anosmia, badai sitokin, hingga COVID-19.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Urip Haryoko, PM2.5 merupakan aerosol dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer. Kenaikan konsentrasi PM2.5 mempengaruhi kualitas udara yang menyebabkan penurunan visibilitas dan transparansi udara.

“Paparan PM2.5 konsentrasi tinggi dapat menyebabkan gangguan kardiovaskular dan pernapasan, terutama jika terpapar dalam waktu lama,” kata Urip. Batas maksimum PM2.5 harian yang ditetapkan pemerintah melalui peraturan BMKG No. 2 Tahun 2020 adalah 65 g/m3.

Urip menjelaskan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keterkaitan antara sebaran konsentrasi PM2.5 dengan penularan COVID-19.

Berdasarkan knowledge harian PM2.5 dan angka COVID-19 di Jakarta dari 1 Januari hingga 6 Februari, lonjakan kasus positif tidak ada kaitannya dengan konsentrasi PM2.5. Urip menegaskan, tingginya konsentrasi PM2.5 pada 5, 16, dan 30 Januari, misalnya, tidak sejalan dengan penambahan kasus baru.

“Jadi pernyataan bahwa paparan PM2.5 meningkatkan kasus positif adalah tidak benar,” Urip menggarisbawahi.

Namun, BMKG mengingatkan masyarakat bahwa udara yang tercemar dapat meningkatkan risiko pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta infeksi kardiovaskular dan pernapasan. “Maka upaya mitigasi dampak pencemaran udara dan pengurangan risiko paparan PM2.5 dan polutan lainnya harus terus dilakukan untuk menekan angka kematian COVID-19,” pungkas Urip.

Membaca: BMKG: Prakiraan Cuaca Buruk Minggu Ini Di Sebagian Wilayah Indonesia

ANTARA

See also  Lonjakan Kasus Covid-19; Satgas Minta Daerah Pantau Protokol Kesehatan
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.