August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

ICW: Alasan MK Putuskan Hukuman Suap Edhy Prabowo Absurd

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaPeneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai alasan Mahkamah Agung menurunkan hukuman terpidana korupsi Edhy Prabowo menjadi lima tahun penjara tidak masuk akal. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu semula divonis sembilan tahun penjara.

“ICW melihat faktor yang meringankan [the sentence] Alasan Mahkamah Agung untuk mengurangi hukuman Edhy Prabowo sungguh tidak masuk akal. Jika dia bekerja dengan baik dan memberikan harapan kepada masyarakat, Edhy pasti tidak akan diadili oleh KPK (badan antikorupsi),” kata Kurnia, Rabu, 9 Maret.

Ia menilai majelis hakim seolah mengabaikan Pasal 52 KUHP yang menekankan faktor-faktor yang membebani penyelenggara negara yang melakukan tindak pidana dengan menggunakan kekuasaan, kesempatan, atau sarana yang diberikan kepadanya. Disebutkan dalam pasal tersebut bahwa hukuman dapat ditambah dengan sepertiga, bukan pengurangan.

Putusan MA itu dikhawatirkan dianggap sebagai ‘multivitamin’ dan penyemangat bagi pejabat yang ingin melakukan korupsi. “Karena mereka melihat bagaimana putusan otoritas kehakiman jarang memberikan efek jera,” kata Kunia.

Pada 7 Maret, Mahkamah Agung mengurangi hukuman terpidana korupsi Edhy Prabowo dalam putusan kasasi dengan pertimbangan bahwa yang terakhir bekerja dengan baik sebagai menteri dan memberi harapan besar kepada masyarakat, khususnya nelayan.

Baca: Mantan Menteri Edhy Prabowo Divonis 9 Tahun Penjara

Depkes KHORY ALFARIZI

See also  Penegakan Hukum Indonesia, Indikator Korupsi Merosot dalam Survei IPI
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.