August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Kemenkes: BPOM Terlibat dalam Perpanjangan Umur simpan Vaksin COVID-19

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaPemerintah Indonesia akan memperpanjang umur simpan 18 juta dosis vaksin COVID-19. Juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan penyuluhan tersebut telah melibatkan para ahli hingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan lolos uji klinis.

“Ini sudah dinilai BPOM,” kata Nadia saat dihubungi Tempo pada Rabu, 9 Maret.

Menurutnya, khasiat vaksin setelah diperpanjang tidak berubah atau turun. “Tanyakan ke BPOM untuk lebih jelasnya,” tambahnya. Tempo masih mencoba menghubungi Kepala BPOM Penny Ok. Lukito untuk penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Nadia menjelaskan umur simpan jutaan vaksin yang hampir habis adalah vaksin dari negara lain. Vaksin-vaksin tersebut telah didistribusikan ke daerah-daerah di seluruh nusantara.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan upaya memperpanjang masa simpan vaksin COVID-19 bukanlah solusi utama. Pemerintah akan mendorong daerah untuk terus menggenjot vaksinasi. “Ini hanya upaya agar stok vaksin tidak terbuang percuma. Kunci utama penggunaan vaksin dengan baik adalah mendistribusikannya ke masyarakat,” kata Wiku.

Baca: Pemerintah Perpanjang Umur Simpan 18 Juta Dosis Vaksin COVID-19

DEWI NURITA

See also  Jakarta Truthful Mengakhiri Pameran 39 Hari; Menghasilkan Omzet Rp 7,3 Triliun
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.