August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Makan Ikan Cara Termudah Atasi Stunting: Kementerian Perikanan

2 min read

Directoresdecasting.information, Jakartameningkat ikan konsumsi adalah cara termudah untuk mengatasi stunting di berbagai daerah di tanah air, kata seorang pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Cara paling mudah masyarakat untuk memerangi stunting adalah dengan mengonsumsi ikan air laut, air tawar, atau air payau,” kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Artati Widiarti dalam keterangan tertulisnya. Minggu.

Dikatakannya, Kementerian Kesehatan menganggap stunting sebagai ancaman nyata bagi anak-anak Indonesia karena berpotensi menghambat perkembangan otak.

Stunting juga dapat memberikan berbagai dampak jangka panjang, antara lain keterbelakangan psychological, rendahnya kemampuan belajar, serta risiko penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas., ujarnya.

“Oleh karena itu, kita harus menyelesaikannya bersama-sama untuk mewujudkan Visi Indonesia 2045 (dengan mendorong konsumsi ikan) yang manfaatnya dapat dinikmati oleh anak cucu kita,” lanjutnya.

Untuk itu, dia mendorong kementerian untuk terus melaksanakan program Gemarikan di daerah-daerah yang memiliki prevalensi stunting yang tinggi.

Dirjen mengatakan program Gemarikan merupakan program pendampingan dan edukasi mengenai konsumsi ikan, sehingga masyarakat dapat memahami berbagai produk perikanan.

“Program ini juga bertujuan agar masyarakat gemar makan ikan,” ujarnya.

Ikan memiliki nilai gizi lengkap yang penting untuk membantu perkembangan mata dan jaringan otak anak di bawah dua tahun.

Komoditas tersebut juga dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan remaja usia produktif dan lanjut usia.

Selain itu, ikan mengandung vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh, terutama untuk menghadapi pandemi COVID-19.

“Maka dengan mengkonsumsi ikan kita menjadi sehat, kuat dan cerdas,” tambah Widiarti.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengkajian Pemanfaatan Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Widya Rusyanto mengatakan, pelaksanaan program Gemarikan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebelumnya telah menyerap sejumlah hasil perikanan yang dibuat oleh usaha mikro, kecil, dan menengah lokal. (UMKM).

See also  Sekitar 3.169 Jamaah Haji Indonesia Berangkat ke Madinah: Kementerian

Program Gemarikan akan dilaksanakan di 21 provinsi mulai Maret 2022 hingga Juni 2022 untuk menyalurkan 55.000 paket bantuan Gemarikan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengimbau siswa SD untuk rutin makan ikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya sehari-hari.

Membaca: Indonesia Jajaki Kemitraan dengan Vietnam di Sektor Perikanan

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.