August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Jokowi Minta Kelincahan Pemprov Ibu Kota Baru Dapatkan Dana

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaPresiden Joko “Jokowi” Widodo pada Selasa mengatakan bahwa perhitungan awal pemerintah untuk biaya pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur akan membutuhkan Rp466 triliun. Dia meminta otoritas ibu kota baru yang baru diangkat Bambang Susantono untuk “bergerak cepat” mencari sumber pendanaan alternatif.

Ini menyusul laporan bahwa Softbank Group, yang sebelumnya menunjukkan minat untuk mendanai proyek ambisius tersebut, mengumumkan bahwa mereka tidak akan berinvestasi dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.

“Saya berharap agar pihak berwenang fleksibel dan tangkas dalam mendapatkan skema pendanaan dari [various sources]” kata Presiden dalam siaran negara dari saluran Youtube Sekretariat Presiden pada 15 Maret, Bisnis.com melaporkan.

Presiden meyakinkan masyarakat bahwa proyek tersebut hanya akan menggunakan 20 persen dari APBN sedangkan sisanya akan mengambil dana dari public-private placement.

Jokowi juga menyebutkan bahwa pendanaan akan berasal dari skema kemitraan antara badan usaha milik negara, sektor swasta, dan sektor pendanaan publik. “Semuanya akan terwujud,” katanya.

Kedudukan hukum pembiayaan pembangunan ibu kota baru tersebut tertuang dalam Undang-Undang Ibu Kota Baru (UU IKN) yang disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada 18 Januari 2022.

Baca: Pembangunan Ibu Kota Baru Berpotensi Menggusur 20.000 Penduduk Asli: Jatam

bisnis

See also  Jokowi Uraikan 5 Poin Pertemuan Bilateral dengan PM Australia
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.