August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Warga Asli Kalimantan Keluhkan Proyek Ibu Kota Baru Atas Dugaan Konflik Lahan

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaDahlia Yati, warga asli Paser Balik, dalam webinar, Selasa, mengaku kaget setelah menyaksikan sebidang tanah miliknya di Kalimantan Timur – lokasi ibu kota baru Indonesia – diklaim untuk proyek nasional.

Dia mengingat hal itu terjadi setelah pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran tentang pembebasan lahan untuk proyek ambisius tersebut. Yati mengatakan, saat ini telah dipasang rambu beserta tiang pembatas lapangan di atas sebidang tanah yang diklaimnya telah digunakan olehnya dan penduduk setempat untuk pertanian dalam beberapa tahun terakhir.

“Masyarakat adat setempat menuntut penjelasan tentang penggunaan tanah adat, yang seharusnya tidak terpengaruh oleh pembangunan ibu kota baru yang terkesan dipaksakan. Pemasangan tanda adalah tindakan perolehan sewenang-wenang. Belum ada yang bertemu atau membicarakan hal ini dengan kami,” kata Yati dalam webinar bertajuk Bersihkan Indonesia pada 15 Maret lalu.

Yati menjelaskan, ladangnya berjarak sekitar 10 kilometer dari floor zero ibu kota baru, tempat Presiden Joko Widodo dan rombongan bermalam berkemah dan mengadakan ritual. Dia mengklaim lahan atas nama keluarganya seluas empat hektar.

See also  Dua Hari Istimewa Bagi Puan Maharani Sebagai Ibu: Hadir di Wisuda Anak
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.