August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Anggaran Besar Jakarta Bisa Menyebabkan Korupsi; Deputi KPK Peringatkan

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan, potensi kebocoran anggaran Pemprov DKI Jakarta termasuk yang tertinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia. Alexander menyalahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ibu Kota.

“Potensi kebocoran tersebut tentunya karena APBD yang sama besarnya,” kata Marwata dalam sambutannya pada acara pelatihan pegawai pemerintah di Balai Kota Jakarta, Kamis, 17 Maret 2020, Antaranews melaporkan.

Saat ini APBD DKI setara dengan gabungan Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Alexander mengatakan KPK telah memetakan sektor-sektor yang rawan kebocoran – atau potensi korupsi – yang meliputi pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan transaksi terkait jabatan. Anggaran pengadaan barang dan jasa Jakarta sendiri sekitar Rp 80 triliun.

Menurut Alexander, Pemprov DKI memberikan pendidikan integritas bagi keluarga pejabat kota yang menurutnya penting.

Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap program pelatihan integritas ini dapat membantu pegawai Pemprov DKI Jakarta agar bebas dari korupsi dan gratifikasi. “Jakarta memang memiliki anggaran yang begitu besar, yang cukup menggiurkan bagi semua jajaran. Kami bersyukur, alhamdulillah sejauh ini para pejabat masih bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” kata wakil.

ANTARA

See also  Indonesia Butuh 'Tentara Merah' Lawan Kebakaran Hutan: Airlangga
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.