August 17, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Luhut Menyesalkan Minimnya Alokasi Dana Perubahan Iklim dari APBN

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan anggaran yang dialokasikan Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim masih jauh dari mencukupi. Luhut menghitung, Indonesia membutuhkan dana hingga Rp 343 triliun untuk mengatasi perubahan iklim.

“Jumlahnya tidak cukup. Kami sebenarnya butuh Rp 343 triliun. Defisitnya besar,” kata Luhut di Jakarta Pusat, Kamis, 17 Maret 2022.

Dalam acara yang digelar di Resort Fairmont tersebut, Menkeu menyampaikan anggaran perubahan iklim dalam 4 tahun terakhir terus menurun setelah anggaran Rp 132,47 triliun yang dialokasikan pada 2018 diturunkan menjadi Rp 77,81 triliun pada 2020.

Indonesia telah berjanji untuk mengurangi minimal 29 persen emisi pada tahun 2030 dan mencapai nol karbon bersih pada tahun 2060 sebagai upaya kolektif internasional untuk mencegah dampak perubahan iklim yang semakin merugikan.

Luhut meyakini, pemerintah membutuhkan sedikitnya Rp 241 triliun yang bersumber dari dana swasta untuk mengatasi persoalan proses industri dan pemanfaatan produk, limbah, energi dan transportasi, pertanian, dan kehutanan.

“Banyak negara maju yang menganggap negara berkembang tidak peduli. Nah saya katakan, kita memang peduli dengan generasi penerus bangsa Indonesia,” Luhut menggarisbawahi.

Dalam upaya mengatasi masalah perubahan iklim, Luhut mengatakan Indonesia sedang mengembangkan ekonomi hijau dan membuka pintu investasi untuk proyek-proyek berkelanjutan. Diantaranya adalah proyek energi baru terbarukan dan transisi energi atau ETM.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

See also  Puan Maharani, Senat Thailand Bicara Pergeseran dari Pandemi ke Endemik
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.