August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

86 Persen Populasi Mengembangkan Antibodi: Survei Serologis COVID-19

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta Pemerintah Indonesia pada hari Jumat menerbitkan hasil survei serologi negara, yang dimaksudkan untuk mengungkapkan perkiraan jumlah orang yang telah mengembangkan antibodi SARS-CoV-2 berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah.

Berdasarkan survei ini, pemerintah memperkirakan 86,6 persen penduduk berusia di atas 1 tahun, yang divaksinasi dan tidak divaksinasi, telah mengembangkan antibodi terhadap COVID-19.

“Ini jumlah yang besar,” kata ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Iwan Ariawan, dalam keterangan pers yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri pada 18 Desember.

Survei melaporkan 73,9 persen populasi yang tidak divaksinasi telah membentuk antibodi SARS-CoV-2, tetapi ini tidak menjamin bahwa seseorang tidak akan tertular virus corona, kata Ariawan. Survei ini, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, merupakan yang terbesar kedua yang pernah diadakan di tengah pandemi di bawah India.

“Survei akan dilakukan setiap enam bulan sekali,” kata Menteri Budi.

Tingkat vaksinasi yang diterima seseorang juga telah menghasilkan tingkat antibodi yang berbeda. Sebanyak 89,6 persen orang yang telah menerima suntikan vaksin pertama telah membentuk antibodi yang dibutuhkan, sedangkan antibodi terdapat pada 98,7 persen dari mereka yang menerima dosis kedua.

Selain Iwan, survei serologis melibatkan sejumlah organisasi kesehatan dan pakar yang melakukan survei terhadap 9.563 responden di sembilan provinsi (wilayah aglomerasi), sedangkan 11.059 responden disurvei di 25 provinsi non-aglomerasi.

Baca: Gugus Tugas Minta Masyarakat Lakukan Tes COVID-19 Jika Menunjukkan Gejala

FAJAR PEBRIANTO

See also  Syarat Koalisi Bagi Demokrat: Ada Kesetaraan, Capres Dibahas Bersama
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.