August 12, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Kekurangan Minyak Goreng; Kemendag Dianggap Lebih Menguntungkan Pengusaha daripada Rakyat

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaWakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad mengkritik Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang mencabut aturan pagu harga eceran tetap atau HET minyak goreng kemasan pada Rabu (16/3) lalu.

Lutfi mencabut Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2022 yang menetapkan batas harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.

Dengan dicabutnya peraturan tersebut dan diganti dengan Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2022, maka harga minyak goreng curah ditetapkan sebesar Rp14.000 per liter, sedangkan harga komoditas dalam kemasan premium diserahkan kepada pasar.

“Pencabutan aturan itu menunjukkan Mendag berpihak kepada pelaku usaha, bukan rakyat,” kata Dasco dalam keterangan tertulis, 18 Maret.

Politisi Gerindra itu juga mempertanyakan klaim kementerian tentang surplus komoditas di Sumatera yang sebenarnya komoditas tersebut tidak tersedia baik di pasar tradisional maupun pasar fashionable. Dasco menyayangkan kelangkaan minyak goreng hingga menimbulkan korban jiwa.

“Negara kita adalah salah satu produsen utama minyak sawit mentah dunia tetapi mengapa ada kekurangan minyak goreng? Pemerintah harus tegas terhadap oknum pengusaha dan mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Baca: Petani Sawit Klaim Kerugian Besar Akibat Pemberlakuan DMO

DEWI NURITA

See also  Kasus Kandang Manusia; Polisi Tahan Putra Bupati Langkat, 7 Tersangka Lainnya
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.