August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

KontraS Catat 52 Kasus Pembunuhan Di Luar Hukum oleh Polisi pada 2021

2 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Knowledge Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menunjukkan 52 orang tewas dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau extrajudicial killing yang dilakukan oleh institusi kepolisian pada periode Desember 2020 hingga Desember 2021.

Knowledge tersebut belum termasuk kasus penembakan anggota FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 6-7 Desember 2020. Para terdakwa kasus tersebut dibebaskan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat, 18 Maret 2020.

Berdasarkan laporan Divisi Riset dan Dokumentasi KontraS, dari 52 orang tersebut, 15 orang ditembak polisi karena berusaha kabur, 12 orang terlibat baku tembak, dan 8 orang terlibat perkelahian dengan senjata tajam. Sisanya terlibat dalam perlawanan tangan kosong, upaya menggunakan senjata api, upaya merebut senjata, masalah pribadi, upaya melawan, hingga tidak ada perlawanan.

Mereka yang tewas tercatat sebagai pelaku pencurian sebanyak 7 orang, pelaku perampokan 7 orang, pelaku pembunuhan 6 orang, pelaku kekerasan 6 orang, pengedar narkoba 5 orang, warga sipil non kriminal 5 orang, dan sisanya narkoba. kurir, perampok, buronan, pengedar narkoba, penderita gangguan jiwa, dan demonstran.

Pada periode itu, kasus yang termasuk extrajudicial killing terjadi di Sumatera Utara (9 orang), Sumatera Selatan (9 orang), Lampung (6 orang), Banten (5 orang).

Karena itu, Wakil Koordinator KontraS Rivanlee Anandar khawatir pembebasan 2 anggota polisi dalam kasus penembakan FPI akan mengakibatkan terulangnya peristiwa serupa.

Ia berargumen bahwa peradilan harus mampu membongkar praktik pembunuhan di luar hukum lebih lanjut. Rivanlee menilai, peristiwa yang terjadi di tol Cikampek terhadap anggota FPI bukanlah peristiwa tunggal, melainkan ada dugaan keterlibatan pihak lain yang perlu diungkap.

“Tapi pembebasan itu menyederhanakan masalah pembunuhan di luar hukum dan potensi terulangnya insiden penggunaan senjata secara sewenang-wenang oleh pihak berwenang akan lebih tinggi,” tegas Rivanlee.

See also  4 Elemen Utama pada Mobil Baru Mercedes-Benz C-Class

Baca: Dua Polisi Bunuh Anggota FPI Dibebaskan dari Tuduhan, Putusan Pengadilan Jakarta

Arrijal Rachman

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.