August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Pakar Kritik Kurangnya Kontrol Pemerintah dalam Kelangkaan Minyak Goreng, Kenaikan Harga

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta CEO Narasi Institute dan pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat, Minggu, menyayangkan kurangnya kompetensi pemerintah dalam mengendalikan masalah ekonomi. minyak goreng kelangkaan dan produk pokok lainnya.

Mengutip pernyataan yang dilansir Bisnis.com pada 20 Maret, ia berpendapat bahwa kebijakan pengendalian harga yang diterapkan pemerintah gagal menyelesaikan masalah harga minyak goreng, “Banyak yang menganggap pemerintah tidak dapat mengendalikan harga dan menyerahkannya kepada kepentingan oligarki.”

Sementara itu, Co-founder Narasi Institute Fadhil Hasan meyakini perekonomian domestik Indonesia akan menghadapi ancaman inflasi yang tinggi di tengah proses pemulihan ekonomi yang saat ini mulai terlihat.

“Mulai dari kelangkaan pasokan dan kenaikan harga minyak gorengkenaikan harga gula dan kedelai, serta bahan makanan pokok lainnya menjadi serangan terus-menerus terhadap masyarakat yang memperparah perjuangan masyarakat,” kata Fadhil.

Apalagi, Wakil Persatuan Ahli Pertanian (Perhepi) Lely Pelitasari menilai pemerintah harus bisa mengamankan ketersediaan komoditas tersebut, bukan hanya memberlakukan regulasi.

Pelitasari menilai pasar minyak goreng merupakan pasar oligopoli karena 40% terkonsentrasi pada empat perusahaan besar yang membutuhkan peran tegas pemerintah sebagai regulator.

“Bagaimana pemerintah bisa mengatur pasar seperti ini dengan satu mekanisme, baik kebijakan tarif maupun nontarif. Satu hal yang sering dilupakan dalam hal ini adalah pemerintah dapat mengatur tetapi tidak memiliki barang tersebut,” kata Lely.

Membaca: Kekurangan Minyak Goreng; Kemendag Dianggap Lebih Menguntungkan Pengusaha daripada Rakyat

BISNIS.COM

See also  Justin Bieber Akan Tampil di Jakarta Dalam Justice World Tour
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.