August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

BPOM Resmikan Vaksin Sinopharm Sebagai Booster Heteorologus

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengesahkan rejimen penguat heterolog lainnya untuk vaksin Sinopharm. Merek vaksin yang dikembangkan oleh China sebelumnya diizinkan untuk diberikan sebagai penguat homolog.

“Satu dosis Sinopharm heterologous booster ditujukan untuk orang berusia 18 tahun ke atas yang telah menerima dosis primer lengkap vaksin Sinovac enam bulan sebelumnya,” kata Kepala BPOM Penny Okay Lukito dalam keterangan resmi, Selasa, 22 Maret.

Booster homolog berarti dosis ketiga harus menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis primer, sedangkan booster heterolog diperbolehkan menggunakan jenis vaksin yang berbeda. Soal keamanan, Penny mengklaim booster tersebut secara umum dapat ditoleransi dengan baik.

Reaksi lokal yang paling sering dilaporkan dalam uji klinis booster heterolog ini adalah nyeri di tempat suntikan, pruritus/gatal, kemerahan, dan bengkak. Selain itu, efek samping sistemik yang paling sering dilaporkan adalah kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan batuk.

“Efek samping uji klinis vaksin penguat heterolog ini mirip dengan uji klinis vaksin penguat primer dan homolog yaitu ringan hingga sedang,” jelasnya.

Penny menambahkan booster vaksin meningkatkan antibodi sesuai analisis pada hari ke 14 dan 28 setelah dosis booster disuntikkan.

Baca: Hanya 8,5% di Kota Depok yang Sudah Terima Vaksin Booster

DEWI NURITA

See also  Ramai Petani Jual Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Harga Anjlok Membuat Petani Panik
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.