August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

JATAM Kaitkan Banjir Kalimantan E. dengan Kegiatan Pertambangan Besar

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta Kelompok lingkungan Pertambangan Jaringan Advokasi (Jatam) pada Senin menyoroti banjir yang melanda Sangatta utara dan Sangatta selatan Kaltim, yang diduga akibat aktivitas penambangan yang dilakukan Kaltim Prima Coal (KPC).

“Tidak sulit untuk terhubung [the events] Mengingat kawasan hutan di hulu sungai Sangatta sudah ditebang oleh KPC dan perbukitan digali menjadi lubang tambang besar,” kata peneliti Jatam Kaltim Pradarma Rupang, 21 Maret.

Pada 20 Maret 2022, Jatam mencatat sebanyak 16.896 warga di dua kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dihantam banjir yang berlangsung selama tiga hari.

Menurut Pradarma, banjir di daerah tersebut bukanlah kejadian baru karena pada tahun 2021 masyarakat yang bertempat tinggal di sana mengalami bencana banjir pada bulan Maret yang dinilai terparah dalam 20 tahun terakhir. Pradarma menyiratkan bahwa bencana alam terkait langsung dengan pembukaan lahan untuk lokasi penambangan skala besar.

Jatam menduga produksi besar-besaran Kaltim Prima Coal berada di balik banjir besar tersebut. “Setiap tahun, KPC memproduksi 60 juta metrik ton batu bara dengan 75 persen produknya diekspor ke luar negeri,” kata Pradarma.

Selain itu, Jatam berpendapat bahwa KPC tidak layak mendapatkan penghargaan dalam Program Peringkat Kinerja Lingkungan (PROPER) yang diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan meminta pemerintah untuk mengauditnya. pertambangan meneguhkan dan merehabilitasi kawasan hutan yang berubah menjadi lubang tambang.

Membaca: Jakarta Salahkan Pandemi Video Program Penanganan Banjir ‘942 Proyek’ Menghambat

M ROSSENO AJI

See also  Pembaruan Covid-19: 1.551 Kasus Baru Dikonfirmasi
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.