August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

BKKBN Dorong Penurunan Stunting di 12 Provinsi Prioritas

2 min read

Directoresdecasting.information, Makassar – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyatakan BKKBN mendorong anak pengerdilan pengurangan di 12 provinsi prioritas untuk mencapai goal nasional.

Hal itu disampaikan Wardoyo dalam keterangan pers yang dirilis BKKBN Sulsel di Jakarta, Selasa.

Wardoyo yang merangkap Ketua Pelaksana Tim Nasional Percepatan Pengurangan Stunting ini mencatat, pemerintah telah menetapkan 12 provinsi prioritas untuk melaksanakan rencana aksi nasional percepatan program pengurangan stunting Indonesia (RAN PASTI) untuk menurunkan prevalensi stunting sebesar tiga persen di Indonesia. 2022.

Penurunan tersebut dilakukan setiap tahun untuk mencapai goal penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024.

Dari 12 provinsi yang diprioritaskan, tujuh provinsi mencatat angka stunting anak tertinggi di Indonesia: Nusa Tenggara Timur, sebesar 37,8 persen; Sulawesi Barat, 33,8 persen; Aceh, 33,2 persen; Nusa Tenggara Barat, 31,4 persen; Sulawesi Tenggara, 30 persen; Kalimantan Barat, 29,8 persen; dan Sulawesi Tengah dengan prevalensi stunting 29,7 persen.

Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur, prevalensi stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan menurut Studi Standing Gizi Indonesia (SSGI) 2021 mencapai 48,3 persen atau tertinggi di provinsi tersebut.

Untuk itu, Kepala BKKBN mengatakan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dipilih sebagai lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan Kamis, 24 Maret 2022.

“Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan ke Soe, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Kamis, menunjukkan kepedulian dan komitmen Presiden dan Pemerintah Pusat dalam pemberantasan stunting,” katanya.

Menurut knowledge SSGI tahun 2021, Nusa Tenggara Timur masih memiliki 15 kabupaten yang dikategorikan berstatus merah, yaitu: pengerdilan prevalensi di kabupaten-kabupaten tersebut di atas 30 persen.

See also  DPR Dorong Kemenlu Pastikan Keamanan WNI di Sri Lanka

Ke-15 kabupaten tersebut adalah Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Alor, Sumba Barat Daya, Manggarai Utara, Kupang, Rote Ndao, Belu, Manggarai Barat, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sabu Raijua, Manggarai, Lembata, dan Malaka.

Membaca: Kunjungan Jokowi ke Kabupaten NTT dengan Prevalensi Stunting Tertinggi

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.