August 12, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Indonesia Keluarkan Persyaratan Masuk Baru untuk Wisatawan Asing

2 min read

Directoresdecasting.information, JakartaPemerintah Indonesia terus melonggarkan aturan masuk bagi pelancong asing yang masuk ke negara itu seiring tren COVID-19 yang membaik. Kebijakan terbaru tentang persyaratan masuk tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19 Nomor 15 Tahun 2022.

Tercatat ada enam pintu masuk by way of udara, yaitu Bandara Soekarno Hatta di Banten, Bandara Juanda di Jawa Timur, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Hold Nadim di Riau, Bandara Raja Haji Fisabilillah di Riau, Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara, dan Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Nusa Tenggara Barat atau NTB.

Adapun pintu masuk laut antara lain Pelabuhan Tanjung Benoa di Bali, Pelabuhan Batam di Riau, Pelabuhan Tanjung Pinang di Riau, Pelabuhan Bintan di Riau, dan Pelabuhan Nunukan di Kalimantan Utara. Selain itu, pemudik bisa melewati jalur darat melalui Aruk di Kalbar, Entikong di Kalbar, dan Motaain di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berikut ini adalah persyaratan masuk untuk pelancong internasional:

– Wisatawan asing wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan mengisi formulir E-HAC untuk membuktikan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang diambil minimal 14 hari sebelum kedatangan.

– Pelancong yang tidak divaksinasi akan divaksinasi di pintu masuk setelah menjalani tes RT-PCR pada saat kedatangan atau di pusat karantina setelah tes RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

– Wisatawan asing wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan.

– Pelancong asing yang ingin menjalani karantina mandiri di lokasi terpusat harus menunjukkan bukti pembayaran lodge.

– Wisatawan asing wajib melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan sesuai aturan.

– Wisatawan asing wajib menjalani tes RT-PCR di pintu masuk.

See also  Jumlah Kasus Harian COVID-19 Indonesia Meningkat Lagi Hari Ini

– Pelancong yang tidak divaksinasi atau mereka yang hanya menerima dosis pertama diharuskan melewati karantina lima hari dan mengikuti tes RT-PCR kedua pada hari ke-4. Jika ternyata negatif, mereka diperbolehkan untuk mengakhiri karantina.

– Wisatawan asing yang tidak dapat divaksinasi karena masalah kesehatan diperbolehkan masuk dengan menunjukkan surat keterangan dokter dan hasil tes RT-PCR negatif masuk.

– Apabila RT-PCR yang masuk positif, maka wisatawan asing wajib melakukan isolasi di rumah/lodge/fasilitas isolasi sentral atau di rumah sakit rujukan COVID-19 bagi yang menunjukkan gejala sedang hingga berat. Mereka juga harus membayar biaya isolasi, sedangkan untuk WNI ditanggung pemerintah.

Semua kebijakan persyaratan masuk berlaku mulai 23 Maret 2022, hingga kemudian hari.

Baca: Kebijakan Perjalanan Bebas Karantina Indonesia; Inilah Yang Perlu Diketahui Wisatawan

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.