August 17, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Kasus Indra Kenz; Bappebti Akan Rancang Kebijakan Robotic Buying and selling

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaBadan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sedang mengkaji kebijakan untuk mengatur operasi robotic perdagangan. Kepala Badan tersebut Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan instrumen investasi semacam itu sejauh ini tidak memiliki dasar hukum sehingga permainannya menjadi liar di Indonesia.

“Memang benar peraturan selalu lebih lambat [to exist] dibandingkan perkembangan teknologi,” kata Wisnu dalam rapat dengar pendapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis, 24 Maret, di Kompleks Parlemen Senayan.

Robotic perdagangan adalah istilah untuk sistem yang mengotomatiskan keputusan perdagangan. Ia bekerja dengan menggunakan algoritma tertentu untuk menentukan transaksi apakah akan membeli atau menjual.

Wisnu mengatakan robotic buying and selling yang beroperasi dengan baik tidak akan terikat pada dealer tunggal. “Kalau terikat pada satu dealer, pasti tidak bagus,” kata Wisnu seraya menambahkan, sistem seperti itu tidak ada istilah robotic sewaan.

Dia kemudian menyebutkan platform investasi yang dijuluki Fahrenheit, Quotex, Viral Blast, dan DNA Professional yang telah dinyatakan sebagai platform investasi ilegal. Meski menggunakan istilah robotic buying and selling, mereka tidak menerapkan skema buying and selling yang sesuai dengan mekanisme pasar yang authorized.

Polisi telah menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Doni Salmanan, afiliasi besar Binomo dan Quotex sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi. Baru-baru ini, polisi menangkap Hendry Susanto, pemilik aplikasi perdagangan Fahrenheit, atas kasus serupa.

Baca: Polisi Luncurkan Hotline untuk Robotic Perdagangan, Kasus Opsi Biner

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

See also  Persyaratan Tes Dijatuhkan; Wisatawan Tetap Harus Divaksinasi untuk Naik Kereta Lokal
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.