August 12, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Penerima Vaksin Booster di Jakarta Masih Kurang: Laporkan

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta Pemerintah Indonesia telah resmi membuat vaksin pemacu bidikan sebagai salah satu persyaratan utama untuk Mudik (eksodus masal) yang merupakan tradisi mudik saat Ramadhan Idul Fitri. Wisatawan yang baru divaksinasi dosis pertama dan kedua tetap harus dites negatif dengan PCR atau tes antigen.

Namun, vaksinasi booster di Indonesia masih dianggap rendah. Sebagai referensi, ibu kota Jakarta yang mencatatkan di atas 100 persen untuk penerima vaksin dosis pertama dan kedua tetapi baru memberikan 2.055.460 suntikan booster.

Knowledge Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada 23 Maret lalu, vaksin dosis pertama telah diterima 12.452.352 orang atau 123,5 persen yang terdiri dari 70 persen pemegang KTP Jakarta dan 29,8 persen pemegang KTP non-Jakarta.

Vaksinasi dosis kedua di Jakarta diberikan kepada 10.524.130 orang (104,4 persen), selisih yang besar dibandingkan pemacu penerima.

Membaca: BPOM Resmikan Vaksin Sinopharm Sebagai Booster Heteorologus

Directoresdecasting.data

See also  Direktur Pelaksana IMF Terpukau dengan Pembangunan Jakarta: Sangat Berubah
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.