August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Polisi Buru Aset Crypto Indra Kenz Senilai Rp58 Miliar

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaDirektorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Polri sedang menelusuri aset lain milik Indra Kenz, tersangka kasus penipuan binary choices, berupa cryptocurrency senilai Rp58 miliar. Polisi menyita aset kripto Indra senilai whole Rp55 miliar.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Whisnu Hermawan mengatakan aset kripto itu terungkap dalam penyidikan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dia menduga nilai tersebut akan mengalami kenaikan.

“Diduga ada cryptocurrency senilai Rp58 miliar di luar negeri. Kami akan tangani dengan cepat. Ini akan berkembang lebih lanjut setelah PPATK menemukan informasi lebih lanjut,” kata Whisnu saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta pada Jumat, 25 Maret. , 2022.

Aset senilai Rp55 miliar yang disita terdiri dari uang tunai Rp106 juta dari PT Kursus Buying and selling Indonesia, uang tunai sekitar Rp214 juta dari rekening kripto tersangka di Indodax, dan uang tunai sekitar Rp924 juta dari rekening BCA serta sebidang tanah. , mobil, dan jam tangan.

Polisi juga menyita sejumlah dokumen dan bukti transaksi, ponsel, dan konten video. Menurut Whisnu, semua aset tersebut masih bisa bertambah karena penyelidikan lebih lanjut dengan PPATK dan sejumlah lembaga lain termasuk OJK masih berlangsung.

“Untuk aset kripto, kami sudah komunikasikan dengan market Indodax. Ada Rp200 juta. Kami juga sudah komunikasikan dengan Zenit, salah satu terduga cost gateway. Kami masih menelusuri [Indra Kenz’s assets] luar negeri dengan bantuan PPATK,” kata Whisnu.

ARRIJAL RACHMAN

See also  Menjelang Rilis, Nothing Sindir Smartphone dengan 3-4 Kamera Belakang
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.