August 17, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Pemindahan Ibu Kota Bertujuan Pembangunan Indonesia-sentris, kata Jokowi

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Relokasi nasional ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan lompatan besar dalam mewujudkan pembangunan Indonesia-sentris daripada Jawa-sentris, kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kita ingin Indonesia tidak menjadi negara Jawa-sentris, tetapi harus Indonesia-sentris. Pemindahan ibu kota negara bukan hanya untuk pamer,” katanya pada acara pengukuhan Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Pengurus Pusat periode 2021–2026, diakses secara on-line pada hari Sabtu.

Presiden Jokowi mengimbau para pengurus pusat PA GMNI untuk berperan memajukan kemerdekaan nasional dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas sampai Pulau Rote.

Ia juga mendesak kader GMNI untuk menciptakan terobosan-terobosan inovatif dan mengurangi ketergantungan pada negara lain.

Untuk meningkatkan pembangunan nasional, pemerintah memulai pembangunan ibu kota negara baru, Nusantara, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 20 Maret 2022, katanya.

Aspirasi pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ini digagas oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno, yang pada tahun 1957 ingin mengembangkan kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah sebagai ibu kota negara, katanya.

Presiden mencontohkan, proses pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur di Indonesia bagian tengah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Pulau Kalimantan adalah permata di Zamrud Khatulistiwa. Transformasi besar yang kita upayakan bukan hanya untuk memindahkan ibu kota negara, tetapi untuk mencapai ekonomi nasional yang kuat dan tangguh,” kata Jokowi.

Membaca: Juru Bicara New Capital Metropolis Menjelaskan Konsep Crowdfunding

ANTARA

See also  Wabah Baru Cacar Monyet, Dokter Ini Pernah Diminta Diam
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.