August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Komnas HAM Duga Penyimpangan Penanganan Kasus Kandang Langkat

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaKetua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menuding sejumlah kejanggalan penanganan kasus kandang di Langkat Rumah Bupati Terbit Rencana Perangin Angin oleh Polda Sumut.

Kejanggalan pertama, delapan tersangka tidak ditahan, padahal mereka menghadapi tuntutan pidana berat di atas lima tahun penjara, jelas Ahmad. Salah satu tersangka adalah putra Terbit Rencana, Dewa Perangin Angin.

Komnas HAM akan meminta keterangan kepada Polda Sumut terkait proses hukum kasus yang menyebabkan meninggalnya orang tersebut selama di dalam kurungan. Ahmad juga memastikan pihaknya akan mengunjungi Mabes Polri untuk meminta keterangan lebih lanjut.

“Kami juga berselisih [over the case handling]kita akan tanyakan kepada mereka dan Polri,” kata Ahmad, Senin, 28 Maret.

Sementara itu, Polda Sumut mengklaim para tersangka wajib melapor meski tidak ditahan.

Selain itu, Ahmad menyebutkan pernyataan Polda Sumut bahwa tidak ada polisi yang terlibat dalam kasus kandang manusia tersebut, sedangkan penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menghasilkan temuan yang bertolak belakang.

Namun, Ahmad menegaskan tidak akan menekan Mabes Polri untuk terlibat dalam penyidikan kasus tersebut. Dia menegaskan, polisi didesak untuk mematuhi rekomendasi Komnas HAM.

“Apalagi dalam semua proses dan tahapan yang kami kerjakan, kami selalu berkoordinasi dengan kepolisian dan Mabes, kami juga berkoordinasi dengan Menko Polhukam. Jadi semoga, [the police] tindak lanjuti rekomendasi kami,” kata Ahmad tentang penanganan polisi di Langkat kasus kandang.

Membaca: Migran Peduli Ajukan Laporan Mantan Bupati Langkat Atas Dugaan Perbudakan Fashionable

ARRIJAL RACHMAN

See also  Buruh Rencanakan Protes Tuntut Jokowi Pecat Mendag Soal Minyak Goreng
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.