August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

KPPU Temukan Bukti Dugaan Praktik Kartel Minyak Goreng

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan penyelidikan lebih lanjut atas dugaan praktik kartel di minyak goreng setelah menemukan bukti terkait penjualan atau pendistribusian komoditas yang berujung pada isu persaingan usaha.

“Khususnya [the investigation into] dugaan pelanggaran Pasal 5 [on price-fixing]Pasal 11 [on cartel practice]dan Pasal 19c [on market control through restrictions on the circulation of goods/services of Law No. 5 of 1999],” kata Juru Bicara KPPU Deswin Nur kepada Tempo pada hari Senin, 28 Maret.

KPPU telah mengusut masalah minyak goreng selama kurang lebih dua bulan setelah harga komoditas melonjak secara bersamaan pada akhir tahun 2021. Deswin menjelaskan, pada 26 Januari, KPPU mengangkat kasus ini ke proses penegakan hukum mengikuti rekomendasi dalam studi yang dilakukan oleh para komisaris.

Dalam prosesnya, tim penyidik ​​memanggil dan memeriksa 44 pihak yang terdiri dari produsen, distributor, asosiasi, pemerintah, perusahaan pengemasan, dan pelaku ritel.

Tim berhasil menemukan satu bukti yang memperkuat dugaan pelanggaran hukum, khususnya pasal-pasal tentang penetapan harga, praktik kartel, dan penguasaan pasar.

Deswin juga mengatakan proses penyidikan akan dilakukan dalam waktu maksimal 60 hari kerja. Jika KPPU memperoleh setidaknya dua alat bukti, proses penegakan hukum dapat dilanjutkan ke pemeriksaan pendahuluan oleh Majelis Komisi.

Melalui proses persidangan, KPPU dapat mengenakan sanksi administratif berupa denda sampai dengan 50 persen dari keuntungan yang diperoleh terlapor dan denda sampai dengan 10 persen dari hasil penjualan. minyak goreng di pasar.

Membaca: Kapolres Tinjau Stok Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Jawa Timur

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

See also  Indonesia Catat 520 Kasus Covid-19, 4 Meninggal Dunia pada 8 Juni
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.