August 17, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

ICW Kecam DPR Soal Anggaran Pengganti Tirai yang Tidak Rasional

1 min read

Directoresdecasting.data, JakartaPeneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha menilai anggaran penggantian gorden rumah dinas yang diajukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam APBN 2022 sebesar Rp48,7 miliar tidak rasional.

Angka tersebut diperuntukkan bagi 505 rumah anggota DPR. Artinya, setiap rumah membutuhkan biaya sekitar Rp96 juta untuk gorden dan kerai. “Ini tentu tidak masuk akal,” kata Egi dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam, 29 Maret 2020.

ICW berusaha menghitung biaya pembelian gorden dan gorden dengan asumsi ada 10 titik pemasangan dalam satu rumah dan harga gorden diperkirakan Rp10 juta dan gorden Rp10 juta per rumah,” jadi totalnya Rp20,2 miliar. ,” kata Egi.

Jika menggunakan harga tertinggi Rp2 juta untuk setiap gorden dan kerai, satu rumah akan dikenakan biaya Rp20 juta. Karena penghitungan menggunakan harga tertinggi, ada peluang bagi Sekjen DPR untuk menghemat anggaran. “Apalagi di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung,” tegas Egi.

Atas dasar itu, ICW mendesak Sekjen DPR untuk mengungkapkan dokumen pengadaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 15(9) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik terkait Pengadaan Barang dan Jasa yang harus disediakan dan diumumkan secara berkala.

ICW juga meminta Sekjen DPR untuk menghentikan sementara proses pengadaan yang saat ini dalam tahap administrasi, kualifikasi, teknis, dan evaluasi harga. Pengambilan keputusan dan pengumuman pemenang tender dijadwalkan pada 1 April 2022.

Membaca: ICW: Alasan MK Putuskan Hukuman Suap Edhy Prabowo Absurd

Depkes KHORY ALFARIZI

See also  KPK Menggeledah Rumah di Papua dalam Tindak Lanjut Penyidikan Dugaan Korupsi
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.