August 12, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Aparatur Negara Serukan Evaluasi IDI Pasca Pemberhentian Terawan

2 min read

Directoresdecasting.information, JakartaSejumlah pejabat negara mengkritik keputusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang melakukan pemutusan hubungan kerja secara permanen Terawan Keanggotaan Agus Putranto dan menuntut evaluasi organisasi profesi medis.

“Saya sangat menyayangkan keputusan IDI, terutama poin yang [Terawan] dilarang melakukan praktek kedokteran untuk melayani pasien. Posisi IDI harus dievaluasi!,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly seperti dikutip dari akun Instagram resminya, @yasonna.laoly, Kamis, 31 Maret.

Yasonna juga mengatakan pemerintah perlu mengeluarkan peraturan yang menegaskan bahwa izin dokter adalah area pemerintah, yang dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga mempertanyakan alasan IDI memecat dokter militer itu.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan akan meminta Komisi IX dan dewan terkait untuk merevisi dan mengkaji UU Praktik Kedokteran dan UU Pendidikan Kedokteran secara komprehensif, serta mengevaluasi organisasi profesi kedokteran berdasarkan UU terkait.

“Jadi IDI dan organisasi profesi medis lainnya seolah-olah tidak menjadi tremendous physique dan memiliki kekuatan tremendous,” kata Dasco dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 Maret.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengaku pihaknya telah memanggil IDI pada Selasa, 29 Maret lalu. Namun, undangan tersebut tidak dapat dipenuhi IDI karena sejumlah pimpinannya masih berada di Banda Aceh untuk mengikuti kongres. Komisi IX ditetapkan untuk menjadwal ulang pertemuan.

Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI memecat mantan menteri kesehatan secara permanen Terawan dari keanggotaan IDI. Keputusan itu dibacakan dalam Kongres ke-31 di Banda Aceh, Jumat, 25 Maret. Sementara itu, Terawan dalam keterangannya, Selasa, 29 Maret, hanya akan mengikuti keputusan IDI.

Membaca: Terawan Diberhentikan dari Keanggotaan IDI Secara Permanen

See also  Ada 3 Provinsi Baru di Bumi Papua, Apa Dasar Pembentukannya?

DEWI NURITA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.