August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Kelompok Separatis Papua Klaim TNI-Polri Serang Markas Besar Mereka di Nduga

1 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dan Merdeka Papua Gerakan (TPNPB – OPM), yang dianggap sebagai organisasi separatis oleh pemerintah Indonesia, mengklaim tentara dan polisi Indonesia telah memulai serangan di Keneyam, kota Kabupaten Nduga di Papua.

Hal itu diungkapkan juru bicara kedua kelompok tersebut, Sebby Sambom, yang mengaku informasi penyerangan tersebut pertama kali diungkapkan oleh pimpinan TPNPB, Egianus Kogeya.

“Serangan TNI dan Polri terjadi pada 29 Maret dengan membombardir Keneyam dengan mortir,” tulis Sambom dalam keterangannya pada 4 April.

Ini terjadi setelah manajemen markas kelompok menyatakan perang selama satu minggu dari 29 Maret hingga 3 April, yang menurut juru bicara itu karena masalah web yang berlangsung selama satu minggu. Dia mengklaim puluhan mortir ditujukan ke markas TPNPB-OPM dalam agresi militer yang berlangsung dari subuh hingga sore hari.

Sambom mengklaim personel gabungan militer dan polisi telah menggunakan senjata kimia yang sangat beracun di sebuah ladang milik penduduk lokal di Nduga, yang menurutnya menghancurkan pertanian lokal.

Namun, informasi ini dibantah oleh Papua polisi sebagai juru bicara polisi komisaris besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan tidak ada serangan seperti itu terjadi di Nduga. “Tidak ada,” kata komisaris polisi melalui pesan singkat kepada Tempo pada 4 April.

Membaca: Aktivis Serukan Keselamatan Warga Sipil Di Papua Di Tengah Konflik yang Berkelanjutan

MOH KHORY ALFARIZI

See also  Puluhan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong Diwisuda di UT
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.