August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

KPK Perpanjang Penahanan Mantan Dirjen Kementerian Ardian Noervianto

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin mengumumkan perpanjangan masa penahanan mantan Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Mochamad Ardian Noervianto. Penahanannya diperpanjang selama 30 hari ke depan.

Ardian menjadi tersangka kasus dugaan suap permohonan pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.

Pj Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan di Jakarta, 4 April, penyidik ​​masih memanggil saksi-saksi untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna melengkapi berkas perkara penyidikan tersangka Ardian.

Ardian ditetapkan sebagai tersangka bersama Bupati Kolaka Timur Nonaktif Andi Merya Nur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur Akbar.

KPK menyebut Ardian dituding menjalankan bentuk investasi langsung pemerintah melalui pinjaman PEN 2021 dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Pada Mei 2021, Laode M Syukur mempertemukan Andi Merya dan Ardian di Jakarta. Andy Merya mengajukan pinjaman PEN sebesar Rp350 miliar dan meminta Ardian untuk mengawasi dan mendukung proses pengajuan pinjaman.

KPK mengatakan, permohonan pinjaman dana PEN Andi Merya telah disetujui dan ditandatangani Ardian Noervianto dalam draf akhir surat Menteri Dalam Negeri kepada Menteri Keuangan.

Itu KPK menduga Ardian meminta ganti rugi atas perannya dengan meminta 3 persen dari nilai permohonan pinjaman.

Membaca: KPK Tempatkan Mantan Bos Waskita Beton Di Balik Jeruji

ANTARA

See also  JNE Bayar Rp37 Juta Gantikan 3,4 Ton Beras Bansos Rusak Karena Hujan
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.