August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Upaya Animal Lover untuk Menyelamatkan Anjing Terlantar Berakhir di Kasus Polisi

2 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta Polisi Kota Tangerang saat ini sedang menyelidiki dugaan pencurian terhadap tiga orang anjing oleh penyayang binatang Cristine (30) setelah pemilik anjing Parmin melaporkan kehilangan anjingnya setelah dia meninggalkan satu golden retriever dan dua siberian husky diikat di bawah pohon di luar rumahnya.

Dugaan pencurian itu terjadi pada 29 Maret 2022, siang hari saat Parmin tidak ada di rumah dan menerima telepon dari putranya yang memberi tahu bahwa anjing-anjing yang dia tinggalkan diikat di pohon sudah tidak ada lagi. “Anak-anaknya menyaksikan tiga tersangka pelaku yang merupakan tiga perempuan yang tidak dikenalnya,” kata Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah, Senin, 4 April.

Pemilik anjing kemudian mencari di lingkungannya untuk menemukan hewan peliharaannya tetapi tidak dapat menemukan tersangka pelaku. Ia kemudian membuat laporan polisi di Polsek Cipondoh, disusul penyidik ​​polisi hanya menemukan kalung anjing masih terikat di pohon keesokan harinya.

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi tiga wanita yang membawa anjing itu dan membawanya ke dalam mobil yang mereka kendarai. Salah satunya adalah Cristine, yang dikunjungi polisi tetapi awalnya tidak mengaku mengambil anjing-anjing itu.

Namun, setelah menunjukkan rekaman CCTV, Cristine mengaku bahwa dia telah mengambil anjing-anjing itu tanpa izin pemiliknya setelah dia yakin pemiliknya telah meninggalkan dan menyiksa anjing-anjing itu. Parmin, yang anjingnya diikat ke pohon tanpa pengawasan, menyangkal tuduhan Cristine.

“Tersangka mengaku ingin memelihara anjing-anjing itu, tetapi korban dalam kasus ini bersikeras agar anjing-anjingnya dikembalikan,” kata Kapolsek.

Versi Cristine dari Insiden

Apalagi, menurut versi Cristine tentang situasi itu, dia sering menerima laporan dari orang yang lewat oleh sekitar tiga anjing yang dalam kondisi mengenaskan diikat ke pohon di lingkungan dekat toko miliknya di kawasan Greenlake Metropolis.

See also  Rusia dan Ukraina Sepakat Buka Pelabuhan di Laut Hitam untuk Ekspor Gandum

“Penduduk setempat akan mengirimi saya pesan Whatsapp [about the situation],” katanya kepada Tempo pada 2 April. “Awalnya saya tidak mau menjenguk anjing-anjing itu, tapi hari itu saya lewat dan melihat ketiga anjing itu diikat di pinggir jalan, bukan di depan rumah.”

Cristine mengatakan anjing-anjing itu dalam kesehatan yang sangat buruk dan kelelahan dan diikat ke pohon tanpa makanan atau minuman untuk dimakan anjing-anjing di dekatnya. “Mereka diikat, menderita kepanasan, tampak lapar, dan haus tetapi tidak ada makanan atau minuman di dekatnya,” kata Cristine.

Dia juga mengklaim golden retriever menderita infeksi mata, cedera, sementara salah satu siberian husky berjalan dengan pincang. Cristine mengatakan dia memberi makan anjing-anjing itu sambil menunggu pemilik anjing datang, tetapi akhirnya memutuskan untuk membawa anjing-anjing itu ke dokter hewan di Cipondoh setelah menunggu berjam-jam dan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, yang dia bayar sendiri.

Ketiganya anjinglanjutnya, menderita diare, tinja berdarah, dan kencing darah karena infeksi inside.

“Saya seorang penyayang binatang. Saya sering membantu hewan peliharaan yang terlantar di jalan, saya akan memberi mereka makan. Jika tidak ada yang memilikinya, saya akan memberi mereka obat dan mencari calon orang yang akan mengadopsinya nanti,” kata Cristine.

Membaca: ITDC Tanggapi Laporan Kematian Anjing Massal di Sekitar Sirkuit Mandalika

JONIANSYAH HARDJONO

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.