August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Mahasiswa Unjuk Rasa Jika Jokowi Diam Soal Penundaan Pemilu; Istana Bereaksi

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaStaf ahli Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin menanggapi rencana mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa jika Presiden Joko Widodo tidak mengeluarkan pernyataan tegas yang menolak penundaan pemilihan umum 2024 dan perpanjangan waktu pemilihan presiden. istilah kantor.

Menurut Ngabalin, ancaman mahasiswa tersebut tidak masuk akal karena Presiden telah menyetujui pilkada digelar pada 14 Februari 2022. Dengan demikian, dia menilai cukup menjawab bahwa Jokowi tidak berniat menjabat lebih dari dua periode.

“Bukankah mereka mengikuti pembaruan?” kata Ngabalin kepada Tempo pada hari Selasa, 5 April.

Selain itu, dia mengatakan kepala negara telah berulang kali menekankan bahwa dia akan mematuhi konstitusi. Oleh karena itu, ia meminta siswa untuk tidak sembarangan membuat ancaman seperti itu.

“Tidak baik, tidak baik untuk karakter dan prinsip dasar siswa jika membuat ancaman, apalagi kepada Kepala Negara,” tambah Ngabalin.

Sebelumnya diberitakan, aliansi mahasiswa dari berbagai organisasi menggelar unjuk rasa pada Jumat, 1 April, menentang perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilihan. Mereka menuntut agar Presiden Jokowi mengambil sikap atas masalah ini dalam waktu dua hari. Jika tidak, mereka mengancam akan segera menggelar demonstrasi massal.

Baca: Mahfud MD Tegaskan Pilkada 2024 Akan Berjalan Sesuai Rencana

M JULNIS FIRMANSYAH

See also  Lalu Lintas Balik Lebaran Puncak pada 6 Mei, Kementerian Perhubungan
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.