August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Home Pertanyakan Kemampuan Bio Farma Produksi Vaksin COVID-19 Halal

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaAnggota Komite Pengawasan Vaksin COVID-19 Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nur Nadlifah mempertanyakan kemampuan raksasa farmasi milik negara Bio Farma memproduksi vaksin Sinovac halal.

“Mengenai stok vaksin Sinovac, sejauh mana kemampuan Bio Farma memproduksi vaksin Sinovac?” kata Nadlifah dalam pertemuan dengan perusahaan farmasi dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 6 April.

Dia menegaskan, BUMN tersebut sudah mampu memproduksi vaksin Sinovac yang sudah bersertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak tahun 2021. Namun, Kementerian Kesehatan tidak memasukkannya ke dalam daftar vaksin booster shot. produksi terbatas.

“Kenapa produksinya tidak meningkat? Jadi akan ada pilihan vaksin halal untuk boosternya. Harus berapa kali saya ulangi bahwa mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, jadi dosa tidak memberikan vaksin halal,” kata politisi PKB itu.

Nadlifah menilai kondisi saat ini jauh berbeda dengan saat gelombang varian Delta tahun lalu. Pada saat darurat, diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin COVID-19 yang tidak halal. “Jadi, adalah dosa bagi pemerintah untuk tidak menyediakan vaksin bersertifikat halal,” katanya.

Baca: Akses Vaksin 2022, Bio Farma: Belum Ada Pembahasan

ANTARA

See also  Layanan Starlink di Indonesia 'Di Bawah Lisensi Eksklusif dan Jaringan Tertutup'
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.