August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat pada 2022, 2023: ADB

2 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,0% pada tahun 2022 dan 5,2% pada tahun 2023 karena permintaan domestik terus pulih, menurut laporan Asian Growth Financial institution (ADB) dirilis hari ini.

“Perekonomian Indonesia pulih dengan cepat dari penurunan pada kuartal ketiga dan berakhir pada tahun 2021 dengan output yang lebih tinggi daripada sebelum pandemi 2019. Pertumbuhan bersifat luas dan akan menguat pada tahun 2022 karena kegiatan ekonomi terus regular,” kata Nation Director ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga. “Konsumsi dan investasi swasta memasuki tahun 2022 dengan momentum yang kuat, dan gelombang ketiga Covid-19 seharusnya berdampak minimal terhadap pertumbuhan. Invasi Rusia ke Ukraina, bagaimanapun, jika berkepanjangan, dapat secara signifikan mempengaruhi inflasi dan keseimbangan fiskal.”

Asian Growth Outlook (ADO) 2022 mengatakan belanja konsumen dan aktivitas manufaktur Indonesia secara konsisten meningkat karena peningkatan pendapatan, pekerjaan, dan kepercayaan diri. Investasi diuntungkan dari meningkatnya permintaan, perbaikan iklim investasi dan bisnis, dan pemulihan kredit.

Inflasi, yang rata-rata 1,6% tahun lalu, diperkirakan meningkat menjadi 3,6% pada tahun 2022, karena pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan harga komoditas yang lebih tinggi, tetapi masih dalam kisaran goal Financial institution Indonesia. Inflasi akan berkurang menjadi 3,0% pada tahun 2022 karena kenaikan harga komoditas mereda. Harga yang lebih tinggi untuk ekspor komoditas Indonesia, bagaimanapun, harus mengimbangi quantity ekspor yang lebih rendah, menjaga neraca berjalan yang seimbang, dan menghasilkan beberapa keuntungan pendapatan.

Untuk jangka menengah, laporan tersebut merekomendasikan agar Indonesia memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan, yang akan membantu negara mencapai tujuannya untuk meningkatkan PDB per kapita ke tingkat pendapatan tinggi pada tahun 2045. Perusahaan akan membutuhkan bantuan untuk meningkatkan teknologi mentransfer, meningkatkan penelitian dan pengembangan inovasi, dan mengakses tenaga kerja yang paham teknologi. Rekomendasi kebijakan utama mencakup investasi publik dalam infrastruktur digital, insentif fiskal, dan reformasi peraturan.

See also  BNN Tolak Wacana Legalisasi Ganja di Indonesia

ADB berkomitmen untuk mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, sambil mempertahankan upayanya untuk memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada tahun 1966, dimiliki oleh 68 negara anggota—49 dari wilayah tersebut.

Membaca: Pinjaman ADB $150 juta untuk Mendukung Pemulihan Hijau di Indonesia

TEMPO

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.