August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

BPKN Rekomendasikan Lagi Harga Minyak Goreng Rp13.500 per Liter

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaBadan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) merekomendasikan pemerintah mengembalikan kebijakan pagu harga eceran (HET) minyak goreng dan kewajiban pasar domestik (DMO) bagi produsen atau eksportir minyak sawit mentah (CPO) untuk memenuhi pasokan dalam negeri.

Kepala Badan Rizal E Halim mengatakan pihaknya mengusulkan HET untuk minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.

“Ini kami hitung berdasarkan biaya produksi dan nilai keekonomiannya dengan mempertimbangkan enter produksi yang digunakan dalam memproduksi minyak goreng sawit, inflasi yang mempengaruhi daya beli, dan margin yang diterapkan oleh industri sehingga kami mendapatkan angka-angka itu, serta kenaikan pupuk 5-6 persen,” kata Rizal dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 7 April 2020.

Ia menambahkan, rekomendasi tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, membiarkan harga minyak goreng ke pasar dalam situasi saat ini akan membuat masyarakat, terutama yang berada di garis kemiskinan, jatuh di bawah garis kemiskinan.

BPKN juga menilai perlu mengembalikan kebijakan DMO minyak goreng sebesar 30 persen sebagai syarat izin ekspor bagi industri kelapa sawit. DMO sebesar 30 persen dinilai cukup untuk memenuhi pasokan dalam negeri.

“Untuk menjalankan kedua kebijakan tersebut, tentunya kami merekomendasikan pemantauan dan penerapan sanksi tegas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, khususnya kepolisian, satgas pangan, dan kementerian terkait untuk mengawal proses hulu hingga hilir,” kata Rizal.

Baca: Jokowi Desak Bantuan Tunai Minyak Goreng Dicairkan Sebelum Idul Fitri

ANTARA

See also  Pasar Saham Asia Naik Karena Kenaikan Suku Bunga Fed
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.