August 11, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Indonesia Mengesahkan RUU tentang Kekerasan Seksual

2 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta – Indonesia mengesahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau RUU TPKS dalam Rapat Paripurna DPR pada Selasa, 12 April. Willy Aditya, Ketua Panitia Kerja RUU TPKS, mengatakan pengesahan RUU tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi korban kekerasan. kekerasan seksual.

“Inilah kehadiran negara dalam memberikan rasa keadilan dan perlindungan bagi korban kekerasan seksual yang kita sebut sebagai fenomena gunung es,” kata Willy saat menyampaikan laporan panitia pada pertemuan Selasa.

Ada sembilan jenis tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam Pasal (4) Ayat (1) RUU TPKS. Yaitu: pelecehan seksual non fisik, pelecehan seksual fisik, kontrasepsi paksa, sterilisasi paksa, kawin paksa, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, dan kekerasan seksual berbasis elektronik.

RUU tersebut juga memuat 10 jenis kekerasan seksual lainnya yang tercantum dalam Pasal (4) Ayat 2, yaitu pemerkosaan, perbuatan cabul, hubungan seksual dengan anak, perbuatan cabul terhadap anak dan/atau eksploitasi seksual terhadap anak, dan percabulan yang dilakukan tanpa persetujuan korban.

RUU TPKS juga mengkriminalisasi pornografi anak, pornografi dengan konten eksplisit kekerasan dan eksploitasi seksual, prostitusi paksa, perdagangan manusia untuk eksploitasi seksual, dan pelecehan seksual dalam rumah tangga.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RUU TPKS mengakui jenis-jenis kejahatan kekerasan seksual yang terdapat dalam undang-undang lain sehingga pelaksanaan hukum acara dapat menggunakan RUU TPKS.

“Undang-undang ini juga memasukkan berbagai kejahatan seksual di luar undang-undang ini untuk menggunakan hukum acara. Kenapa? Tidak lain untuk mempermudah pembuktian. Misalnya pemerkosaan dan aborsi sudah diatur dalam RUU KUHP, yang akan disahkan paling lambat tahun ini. Juni 2022,” kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa.

See also  Jadwal Timnas U-16 Indonesia dan Prediksi vs Singapura di Piala AFF U-16 2022

Membaca: Pengesahan Undang-Undang Kekerasan Seksual; Pemerintah Janji Awasi Aborsi dalam RUU KUHP

DEWI NURITA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.