August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Perlu Kolaborasi Lebih Dekat untuk Dorong Kebangkitan Pariwisata: Wakil Ketua MPR

2 min read

Directoresdecasting.information, JakartaWakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Jumat, menekankan penguatan kerjasama antar pihak terkait untuk menghidupkan kembali pariwisata sektoral dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Moerdijat mencontohkan kerja sama pelaku industri pariwisata dengan jaringan internasional dan pengelola pariwisata lokal.

“Para pelaku pariwisata dengan jaringan internasional harus berkolaborasi dengan pengelola destinasi pariwisata lokal yang dikembangkan masyarakat, seperti Borobudur, agar sektor pariwisata bisa segera pulih kembali,” ujarnya.

Dalam lokakarya Penguatan Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 di Balai Ekonomi Desa Borobudur, Jawa Tengah, Jumat, Moerdijat meyakini goal yang ditetapkan sektor pariwisata nasional dapat tercapai melalui koordinasi yang baik.

Selain kerjasama, penguatan keterampilan para pelaku pariwisata diperlukan untuk mewujudkan kebangkitan sektor pariwisata nasional.

Khusus di Borobudur, Moerdijat berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat dapat memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk berdagang dan menjual produk yang mereka miliki.

Pemerintah telah melakukan beberapa langkah perbaikan kebijakan di sektor pariwisata pascapandemi COVID-19 untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi, ujarnya.

Misalnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengizinkan masyarakat untuk pulang kampung saat Idul Fitri dan membuka kembali pintu bagi wisatawan internasional tahun ini.

Moerdijat berharap masyarakat dan pengusaha pariwisata memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menghidupkan kembali sektor tersebut.

“Dampak pandemi terhadap pariwisata di Borobudur sendiri sangat mengkhawatirkan. Biasanya dikunjungi 3,8 juta wisatawan per tahun, meski sekarang hanya 400 ribu per tahun,” katanya.

Moerdijat mencontohkan kondisi serupa juga terjadi di skala nasional.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat jumlah wisman pada 2019 mencapai 16,1 juta orang. Sedangkan pada 2020 mencapai 4,05 juta orang, jelasnya.

See also  Standing Endemik Covid-19 Tunggu Evaluasi Lebih Lanjut

Lebih lanjut Moerdijat mencatat bahwa beberapa lokasi di Asia-Pasifik sudah mulai menghidupkan kembali sektor pariwisata mereka untuk periode pasca-pandemi.

Dengan ini, dia mengharapkan itu pariwisata Para pelaku di Indonesia dapat mengambil petunjuk dari negara-negara Asia-Pasifik tentang cara-cara untuk menghidupkan kembali sektor yang terkena dampak pandemi.

Membaca: Sultan HB X Keluarkan 4 Instruksi agar Pariwisata Yogyakarta Kembali Regular

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.