August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

PPATK Terima 247 Juta Laporan Transaksi Mencurigakan

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaPusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menginformasikan kepada Presiden Joko Widodo tentang upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme yang telah dilakukan selama 20 tahun terakhir.

PPATK, lanjutnya, telah meluncurkan aplikasi cell bernama GoAML (Go Anti-Cash Laundering) di mana masyarakat dapat melaporkan transaksi mencurigakan atau kasus dugaan pencucian uang.

“Sampai saat ini PPATK telah menerima sebanyak 247 juta laporan,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 18 April.

Laporan tersebut meliputi transaksi keuangan mencurigakan, keuangan tunai, transaksi pembawaan uang tunai, transaksi penyedia barang dan jasa, transaksi dari dan ke luar negeri, hingga keterlambatan transaksi.

Saat ini, tambah Ivan, pihaknya rata-rata menerima 45.000 laporan per jam. Selain itu, PPATK juga telah melakukan 1.466 audit atas pengawasan kepatuhan.

Laporan tersebut disampaikan oleh PPATK kepada Presiden dalam acara peringatan 20 tahun gerakan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, yang ditandai dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang yang sekarang menjadi Undang-Undang Nomor .8 tahun 2010.

Selain melaporkan transaksi keuangan mencurigakan di aplikasi GoAML, PPATK juga menyampaikan kepada Jokowi bahwa mereka kini fokus pada kejahatan keuangan hijau “dalam rangka merespon perintah Presiden terkait ekonomi hijau”, kata Ivan.

Baca: Jokowi Minta PPATK Berantas Penipuan On-line yang Merajalela

FAJAR PEBRIANTO

See also  Jokowi Bicara Soal Gangguan Pasokan Pangan International, Anjurkan Waspada
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.