August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Kekerasan Seksual On-line Diatur dalam UU TPKS; Berikut Detailnya

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaDewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan RUU tentang kekerasan seksual yang telah lama ditunggu-tunggu menjadi undang-undang atau UU TPKS pada Selasa, 12 April 2022. Pasal 14 UU TPKS menyebutkan sembilan jenis kejahatan kekerasan seksual.

Salah satunya adalah pelecehan atau pelecehan seksual on-line yang tercantum dalam Pasal 14 ayat 1. Ada tiga tindakan yang dikategorikan dalam jenis ini, sebagai berikut:

  1. Merekam video dan atau mengambil gambar atau tangkapan layar konten seksual di luar kehendak atau persetujuan orang yang menjadi objek rekaman video atau gambar atau tangkapan layar.
  2. Mengirimkan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik dengan muatan seksual yang bertentangan dengan kehendak penerima.
  3. Menguntit dan atau melacak orang yang menjadi objek dalam informasi atau dokumen elektronik untuk tujuan seksual dengan menggunakan alat elektronik.

Dalam kebijakan tersebut, orang yang terbukti melakukan pelecehan seksual di dunia maya diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan atau denda paling banyak Rp200 juta.

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Siti Aminah menilai pengaturan tentang pelecehan seksual on-line yang diatur dalam UU TPKS merupakan langkah progresif untuk memberikan perlindungan kepada korban di media elektronik mengingat pengaduan terkait pelecehan seksual dunia maya. terus meningkat.

“UU TPKS menjamin hak korban kekerasan seksual on-line untuk menghapus jejak digital. Ini juga mengintegrasikan kerja polisi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam proses penyidikan,” kata Siti.

Baca: Pengesahan RUU Kekerasan Seksual Akan Cegah Pernikahan Anak: Pemerintah

HARI SETYAWAN

See also  3 WNI yang Lari ke Singapura Karena Tuduhan Korupsi
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.