August 12, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Turki Suarakan Dukungan Kuat untuk Kepresidenan G20 Indonesia

2 min read

Directoresdecasting.information, JakartaTurki menyuarakan dukungan kuat untuk Indonesia G20 Kepresidenan selama pertemuan antara menteri luar negeri kedua negara di Ankara pada hari Jumat.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu membahas berbagai isu bilateral dan international, termasuk kerjasama ekonomi dan kesehatan, perang di Ukraina, G20, dan Palestina, kata Kemlu RI di pernyataan tertulis pada Sabtu.

“Dengan Kepresidenan G20 Indonesia dan kekuatan Turki di MIKTA, kami memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan yang dihadapi dunia,” kata Marsudi.

MIKTA adalah kemitraan casual kekuatan menengah yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.

Terkait G20, kedua Menlu menyepakati pentingnya mempromosikan agenda prioritas kelompok mengatasi pandemi, membangun ketahanan kesehatan international, serta mendorong transformasi digital dan transisi energi.

Sebagai pemegang Kepresidenan G20, Indonesia akan terus bekerja dan membina komunikasi dan konsultasi dengan seluruh negara anggota. Ini akan memungkinkan G20 untuk terus berkontribusi secara signifikan terhadap upaya pemulihan pandemi international dan mengurangi dampak perang di Ukraina, katanya.

Kedua menteri luar negeri sepakat untuk mengadakan pertemuan MIKTA di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri G20 pada Juli 2022 serta mengintensifkan komunikasi, khususnya tentang situasi di Ukraina dan negara-negara anggota G20.

Mereka juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral dalam upaya membantu sektor kesehatan dan ekonomi pulih dari dampak pandemi.

“Saya berharap Indonesia-Turkey Complete Financial Partnership Settlement (CEPA) segera selesai untuk meningkatkan peluang kerja sama kedua negara,” kata Marsudi.

Menyinggung krisis Ukraina, dia memuji TurkiPerannya dalam mendorong negosiasi damai, menegaskan kembali pentingnya segera mengakhiri perang di Ukraina, dan mendesak cara damai untuk mencapai solusi konflik.

See also  Presiden Jokowi Sampaikan ke Vladimir Putin Bahwa Indonesia Siap Menjadi Mediator Rusia dan Ukraina

Perang di Ukraina memiliki dampak yang signifikan tidak hanya pada kemanusiaan, tetapi juga pada stabilitas pangan dan energi international.

Oleh karena itu, semua negara harus berkontribusi untuk menciptakan lingkungan dan kondisi yang kondusif bagi perdamaian, katanya.

“Perdamaian diharapkan dapat dicapai melalui meja perundingan,” tambahnya.

Membaca: Anggota G20 Menghadiri Acara Makan Malam Jakarta; Perwakilan Rusia Hadir

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.