August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Yogyakarta Perbolehkan Warga Rayakan Idul Fitri atau Takbiran

1 min read

Directoresdecasting.information, JakartaPemerintah Yogyakarta tidak melarang warga merayakan Idul Fitri di jalan, atau yang dikenal dengan takbiran. Namun masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan karena wilayah tersebut masih dalam penerapan pembatasan mobilitas masyarakat atau PPKM Stage 2.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan meski takbiran tidak dilarang, semua kegiatan harus dilakukan dengan mematuhi pembatasan COVID-19 karena pandemi belum berakhir.

Seiring tren COVID-19 yang melandai, Aji meminta seluruh pengelola masjid atau takmir di wilayahnya untuk mengawal pelaksanaan takbiran. Misalnya, jumlah peserta dibatasi maksimal 75 persen dari whole kapasitas masjid dan memilih jalur pendek di dekat masjid.

Sementara itu, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nasir, mengimbau masyarakat agar tidak merayakan Idul Fitri meski dimungkinkan dengan berbagai pembatasan mobilitas yang diterapkan.

“Kegiatan yang melibatkan massa, seperti Takbiran, tidak boleh dilakukan,” kata Haedar, khawatir masyarakat tidak bisa menahan diri yang bisa memicu lonjakan kasus COVID-19 lagi, khususnya di Yogyakarta.

Alih-alih Takbiran, Haedar menyarankan agar masyarakat melakukan ibadah wajib, yaitu puasa dan shalat Idul Fitri.

Selain takbiran, pemerintah Yogyakarta juga mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri secara massal di masjid-masjid dan lapangan terbuka sesuai dengan kebijakan PPKM Stage 2.

Baca: Yogyakarta Perbolehkan Sholat Idul Fitri Saat Kasus Covid-19 Terus Turun

PRIBADI WICAKSONO (KONTRIBUTOR)

See also  6 Cara Obtain Foto dan Video Instagram Mudah Tanpa Aplikasi
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.