August 14, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

IDI Berikan Saran Tentang Hepatitis Akut Misterius

2 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau seluruh masing-masing praktisi medis dan masyarakat umum, terutama orang tua dan anak-anak, untuk terus berolahraga. protokol kesehatan sehubungan dengan laporan terbaru tentang infeksi hepatitis misterius.

Hal tersebut disampaikan PB-IDI kepada seluruh pemangku kepentingan sebagai tindak lanjut Surat Edaran yang dikeluarkan oleh World Well being Group (WHO) dan Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/C/2515 /2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut Yang Tidak Diketahui Etiologinya pada tanggal 27 April 2022.

Adib mengatakan saat ini penyakit hepatitis misterius tersebut telah resmi diumumkan sebagai Kejadian Luar Biasa oleh WHO menyusul meningkatnya laporan kasus serupa belakangan ini. Lebih dari 170 kasus telah dilaporkan oleh 12 negara.

Adib mengimbau seluruh organisasi profesi di bawah PB-IDI, dokter dan praktisi medis yang ditempatkan di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti Puskesmas, Puskesmas Terpadu, klinik swasta, dan dokter umum untuk tetap mewaspadai gejala hepatitis pada anak dan dewasa.

Hepatitis akut menunjukkan beberapa gejala, seperti perubahan warna urin dan/atau kotoran, ruam gatal, nyeri atau kaku sendi, demam tinggi, mual, muntah, sakit perut, kelelahan, dan/atau kehilangan nafsu makan, diare, kejang, dan lebih dari 500 U/L tingkat aspartat aminotransferase atau alanine aminotransferase.

“Sedangkan berdasarkan pemeriksaan laboratorium tidak ditemukan virus Hepatitis A, B, C, D, dan E. Namun pada beberapa kasus ditemukan SARS-CoV-2 dan/atau adenovirus. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan patogen lebih lanjut. ,” kata Adib.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar IDAI Basarah Yanuarso, juga mengimbau seluruh dokter spesialis anak dan dokter residen untuk memantau gejala tersebut pada pasiennya. IDAI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berhati-hati, mencegah infeksi dengan mencuci tangan, minum air bersih, makan makanan yang dimasak dengan baik dan bersih, membuang popok dengan benar, menggunakan peralatan makan sendiri, memakai masker, dan menjaga jarak aman.

See also  Intip Kemewahan Kabin New Mercedes Sprinter Buatan BAV

Saat ini, respons klinis dan kesehatan masyarakat telah diterapkan di Inggris dan beberapa negara yang mengalami kasus serupa untuk mengoordinasikan setiap penemuan kasus baru dan upaya untuk menyelidiki penyebab penyakit. Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Indonesia saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang riwayat pajanan dan tes virologi/mikrobiologi lebih lanjut.

IDI dan IDAI memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah melalui koordinasi antara para ahli medis terkait dengan penyelidikan komprehensif kasus dugaan hepatitis akut. IDI dan IDAI juga meminta bantuan dan dukungan dari seluruh tenaga medis untuk aktif mengedukasi masyarakat agar segera berobat ke Puskesmas terdekat jika anak atau kerabatnya mengalami gejala.

ANTARA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.