August 17, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

Financial institution Indonesia Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga Setelah Kenaikan Fed Price

1 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Financial institution sentral AS, The Federal Reserve System atau The Fed, mengumumkan kenaikan Fed Funds Price (FFR) sebesar 50 bps menjadi 0,75-1,00 persen. The Fed juga mengantisipasi kenaikan lanjutan dalam kisaran goal tersebut.

Ekonom Financial institution Mandiri (BEI: BMRI) Faisal Rachman memperkirakan Financial institution Indonesia (BI) akan mengikuti langkah tersebut dengan menaikkan BI-7DRRR sebesar 75 bps menjadi 4,25 persen pada tahun ini.

Faisal mengatakan, seperti yang diharapkan, The Fed menjadi lebih hawkish di tengah meningkatnya tekanan inflasi. Namun, Financial institution Mandiri meyakini BI tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga.

“Kami masih berharap BI akan mulai menaikkan BI-7DRRR pada semester II 2022,” kata Faisal dalam keterangan resmi, Kamis, 5 Mei.

Menurut Faisal, BI akan menjaga stabilitas keuangan dengan menaikkan rasio persyaratan cadangan (RRR) terlebih dahulu, diikuti dengan pemotongan kuantitatif easing, sebelum penyesuaian BI-7DRRR. Karena itu, untuk semester pertama tahun ini, Faisal berharap BI akan mempertahankan BI-7DRRR pada degree saat ini.

Faisal mengatakan waktu kenaikan BI fee akan bergantung pada inflasi domestik Indonesia sendiri yang diperkirakan akan meningkat secara elementary dan substansial pada semester dua. Menurut pantauannya, BI akan melanjutkan langkah-langkah makroprudensial untuk tetap akomodatif pada 2022 demi pertumbuhan ekonomi.

bisnis

See also  Kejagung Deteksi Barang Impor Berlabel Lokal di Pasar
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.