August 16, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

3 Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan pada Arus Balik ke Jabodetabek

2 min read

Directoresdecasting.information, Jakarta – Terlihat kemacetan di sepanjang jalur arus balik menuju Wilayah Jakarta Raya (Jabotabek) pada Kamis malam, 5 Mei 2022. Operator jalan tol negara Jasa Marga menerapkan tiga rekayasa lalu lintas berdasarkan kebijaksanaan polisi.

“Jasa Marga mendukung penerapan rekayasa lalu lintas untuk membubarkan kepadatan lalu lintas di jalur menuju Jabotabek tadi malam,” kata Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Divisi Regional Tol Transjawa Jasamarga, Tody Satria, Jumat dini hari, 6 Mei.

Skenario pertama adalah kebijakan lalu lintas satu arah. Berlaku mulai dari KM 188 Tol Palimanan Tol Cikopo-Palimanan hingga KM 72 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sejak pukul 21.41 WIB.

Skenario kedua adalah rekayasa lalu lintas kontraflow. Hal itu berlaku untuk dua lajur secara bertahap dari KM 72 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada Kamis pukul 22:52 WIB.

Terakhir membuka dan menutup akses Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Ini dilakukan berdasarkan situasi.

“Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Tody.

Head of Company Communication and Group Growth Group Jasa Marga, Dwimawan Heru, sebelumnya menjelaskan kebijakan lalu lintas satu arah dan kontra arus dilakukan untuk mencegah kemacetan akibat penumpukan kendaraan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menuju Jabodetabek.

“Pada masa mudik, masyarakat memiliki banyak pilihan kapan harus meninggalkan kota. Adapun arus balik, difokuskan pada akhir pekan ini. Selain itu, hingga H+2 Lebaran, kami melihat jumlah pemudik masih tinggi,” kata Heru.

Puncak arus balik ke ibu kota diprediksi lebih pendek dari puncak arus mudik. Diperkirakan terjadi pada 6-8 Mei.

See also  Indonesia Perpendek Karantina Kedatangan Asing menjadi 7-10 Hari

Heru mengatakan keterbatasan kapasitas tol harus diantisipasi dengan penerapan rekayasa lalu lintas. Berdasarkan simulasi yang dilakukan Jasa Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), jumlah kendaraan yang melewati gerbang tol utama menjadi indikator dalam penetapan kontraflow dan penerapan kebijakan satu arah.

Gerbang tol utama tersebut antara lain Gerbang Tol Kalikangkung, Gerbang Tol Palimanan Utama, Gerbang Tol Cikampek Utama, dan Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Jakarta.

Baca: Pemprov DKI Prediksi 50.000 Migran Kota Tiba Usai Mudik Lebaran

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.