August 19, 2022

Directoresdecasting.info

Free Guest Post Blog

IDAI Tanggapi Isu yang Menghubungkan Kasus Hepatitis Akut dengan Vaksin Covid-19

2 min read

Directoresdecasting.data, Jakarta – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membantah rumor yang menyebut kasus misterius hepatitis akut itu disebabkan oleh pemberian vaksin Covid-19 kepada anak-anak. IDAI menilai itu informasi yang tidak berdasar.

Kepala Unit Kerja Koordinasi Gastro-Hepatologi (UKK) IDAI, Muzal Kadim, mengatakan berdasarkan perkembangan penyakit ini di seluruh dunia, termasuk Indonesia, paling banyak menginfeksi anak-anak yang belum menerima suntikan Covid-19.

“Kasus yang muncul saat ini justru kebanyakan menginfeksi anak-anak yang belum divaksinasi, karena kebanyakan berusia di bawah 6 tahun, bahkan di bawah 2 tahun pada kasus yang ditemukan di Inggris,” kata dokter anak di Pondok Indah tersebut. rumah sakit dalam diskusi yang diadakan secara digital pada Sabtu, 7 Mei.

Diakui Muzal, vaksin Covid-19 sering dikaitkan dengan Messenger RNA (mRNA) atau menunjukkan efek samping. Namun dia menegaskan bahwa efeknya terlihat setelah jutaan orang diberikan vaksin.

“Kalau dikaitkan dengan messenger RNA setelah jutaan pemberian vaksin, itu terkait dengan efek sampingnya. Tapi untuk kasus akut, itu tidak terkait dengan vaksin Covid,” katanya.

Muzal juga mengatakan, tidak ada dasar yang kuat untuk mengaitkan kasus hepatitis akut yang misterius dengan Covid-19. Meski ada dua pasien yang mengidap penyakit itu secara bersamaan, namun belum ada bukti medis yang menunjukkan bahwa Covid-19 memicu hepatitis.

“Diduga terkait tetapi masih kecurigaan apakah itu kebetulan atau penyebab infeksi. Sejauh ini, Covid tidak pernah menimbulkan gejala seperti hepatitis berat,” kata Muzal.

Hal senada juga diungkapkan oleh Konsultan Gastrohepatologi Dokter Anak, Hanifah Oswari. Dia mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan hubungan langsung dengan vaksin Covid-19 yang memicu hepatitis akut. Covid-19 sendiri, lanjutnya, belum terbukti menjadi penyebab langsung dari virus ini.

See also  Mahfud Md Ibaratkan Kasus Ferdy Sambo dan Brigadir J Seperti Operasi Caesar

“Mungkin kejadiannya bersamaan tapi bukan sebagai penyebab langsung. Oleh karena itu, keterkaitan virus corona dengan penyakit (hepatitis akut) belum bisa ditentukan, apalagi [linking the mysterious hepatitis cases] dengan vaksin Covid. Makanya masalah ini harus diluruskan,” kata Hanifah.

Ahli epidemiologi dari Griffith College, Dicky Budiman, juga menanggapi isu bahwa hepatitis akut disebabkan oleh vaksin Covid. Dia mengatakan bahwa pernyataan itu tidak didukung oleh fakta ilmiah.

“Sejauh ini belum ada fakta ilmiah yang mendukung bahwa hal ini disebabkan oleh vaksin,” katanya, Selasa, 3 Mei.

Baca: Pemerintah Selidiki Kasus Misterius Hepatitis

Arrijal Rachman

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.